Interview: Kevin Samuel (whoosah/Escape Pod Situation)

Jika saya harus memilih salah satu dari kami di noisewhore/The Store Front, dengan segala hormat kepada teman-teman terdekat saya, saya harus mengatakan bahwa Kevin adalah yang paling berbakat dari kami. Dengan cara yang sama, dia juga yang paling underrated. Rilisan terbarunya, Escape Pod Situation, adalah yang terbaik sejauh ini.

Dengan pemikiran itu, saya duduk (Sekali lagi, secara virtual) dengannya untuk berbicara tentang rilis terbarunya dan apa yang terjadi dengannya.

Kenapa namanya Escape Pod Situation? Saya tahu Anda sudah memiliki nama di bawah whoosah, dan Anda sempat menjelaskan ke Saya bahwa Anda mencurahkan isi hati Anda untuk yang ini, dapatkah Anda menjelaskannya?

Kevin: Saya memulai proyek ini pada tahun 2019, tidak lama setelah saya merilis rekaman beat saya. Saya merasa ingin memperluas pendekatan saya dalam suara dan mempelajari sesuatu yang baru. Faktor lain adalah betapa rumitnya merilis album dan perhatian untuk rilisan tersebut, saya hanya ingin istirahat dan menyesuaikan langkah kembali. Saya lagi sering di rumah, mendengarkan lebih banyak musik dan mencoba untuk memperlambat segalanya. Ketertarikan saya pada ambient dan soundscape menjadi lebih jelas, dan gagasan untuk menciptakan sesuatu yang berfokus pada nada dan tekstur cukup menarik bagi saya. Saya mencoba memproses suara secara berbeda, dan mulai membuat beberapa lagu yang akhirnya sangat berbeda dari cara saya menyampaikan “Whoosah”, jadi saya memutuskan untuk membuat proyek yang mewakili sisi saya ini, dan istilah “Escape Pod Situation “ adalah istilah yang cocok.

Begitulah kenyataan saat ini bukan, jadi bicarakan tentang album baru, apa yang ada di benak Anda sebenarnya? Karena benar-benar menangkap imajinasi, saya sangat ingin mengetahui proses dan pembuatan soundscape tersebut

Kevin: Saya biasanya bekerja dengan Ableton dan menggunakan sampel sebagai sumber suara. Dengan proyek ini, saya membiarkan mood saya bekerja dan menciptakan sesuatu sebisanya saya. Beberapa track dalam album ini adalah hasil dari jam session dengan berbagai macam generative synth patches yang saya buat. Salah satu track adalah saya memainkan gitar dan direkam melalui 8-track portastudio. Dan satu lagi adalah sampel yang dimanipulasi dan diproses untuk membuat bagian ambient yang hangat. Setiap lagu diperlakukan sesuai dengan apa yang saya rasakan tentang diri saya dan apa yang membuat saya rasakan oleh situasi di sekitar.

Jadi bisa dibilang bahwa album ini benar-benar personal, apakah lebih mudah bagi Anda untuk mengekspresikan diri dengan soundscapes ini daripada dengan kata-kata?

Kevin: memang sangat personal dan beberapa hal hanya dimaksudkan untuk diekspresikan melalui suara. Dengan komposisi suara, saya dapat menonjolkan kesan waktu dan lamanya situasi, suasana hati, atau perasaan tertentu, seperti skor film. Saya sangat berharap siapa pun yang mendengarkan album ini dapat merasakan apa yang diungkapkan suara disini.

Anda menyebutkan bahwa Anda tidak benar-benar terlibat untuk mempromosikan musik Anda, jadi apakah adil untuk mengatakan bahwa musik adalah sesuatu yang sakral bagi Anda? Sesuatu sebagai pelampiasan daripada pekerjaan?

Kevin: Sejujurnya, saya tidak punya jawaban pasti untuk ini. Sebagai musisi pasti akan selalu ada fantasi untuk bisa membuat musik sebagai mata pencaharian. Namun, saya sangat dekat dengan musik yang saya buat dan saya ingin menjunjung tinggi kejujuran tentang cara penyajiannya. Saya kira ini akan selamanya menjadi pelampiasan bagi saya, tetapi gagasan untuk mengandalkan kemampuan saya sebagai musisi untuk mencari nafkah adalah sesuatu yang selalu ada di pikiran saya.

Oleh karena itu, sejauh ini album baru ini hanya dapat diakses melalui The Store Front, apa yang mendorong Anda ke arah tersebut?

Kevin: Saya pikir The Store Front dengan berani mewakili kepentingan terbaik musisi dan artis lokal dan debut proyek ini secara eksklusif di The Store Front dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa ada pilihan lain untuk mendistribusikan musik dan menghasilkan pembagian yang adil. Sebagai pendengar, saya pikir The Store Front adalah platform yang bagus untuk mendukung artis lokal favorit Anda secara langsung. Belum lagi daftar rilis dan konten eksklusif yang tidak tersedia di tempat lain.